VOXCrimLaw

Ditemukan Mayat Laki-laki Terapung di Sungai Kalijajar

Redaktur : Fendri Jaswir
Jum'at, 31 Juli 2026 22:24 WIB
Proses evakuasi mayat laki-laki tak dikenal dari Sungai Kalijajar.

DEMAK (VOXindonews) - Sesosok mayat pria misterius ditemukan mengambang di Sungai Kalijajar, Betengan, Bintoro, Demak. Jenazah itu diperkirakan sudah meninggal dunia tiga hari sebelum ditemukan.

Kapolsek Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan jenazah tersebut mulanya ditemukan pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang saksi yang sedang latihan mendayung di Sungai Kalijajar.

"Saksi 1 melihat seperti kepala manusia. Karena curiga, saksi 1 mendekati yang diduga kepala manusia tersebut. Selanjutnya setelah mendekat, saksi 1 terkejut dan ternyata benar yang dilihat saksi 1 adalah mayat seorang laki-laki yang terapung di Sungai Kalijajar," kata Rudi melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/7/2026).

Rudy menyebut saksi itu panik dan buru-buru naik ke tanggul sungai. Ia kemudian memberitahu saksi lain tentang keberadaan mayat tersebut.

"Selanjutnya saksi 2 mendekat untuk memastikan kebenarannya. Saksi 1 dan saksi 2 merasa panik dan selanjutnya saksi 1 menghubungi Polsek Demak untuk ditindaklanjuti," ujar Rudi.

Mendapat laporan itu, petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi serta olah TKP. Jenazah pria misterius itu dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan dari dokter jaga di RSUD Sultan Fatah Demak, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah diperkirakan berusia dewasa dan sudah tidak bernyawa sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

"Diketahui korban tidak ada indikasi tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Jenazah diperkirakan usia dewasa 18 tahun ke atas, badan lepuh-lepuh, wajah bengkak menghitam, diperkirakan meninggal lebih kurang 3 hari," ungkap Rudi.

Rudi menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan medis juga mengungkap dugaan korban tewas karena tenggelam. Ciri-ciri orang tenggelam ditemukan pada jenazah korban.

"Diperkirakan korban meninggal karena tenggelam. Diketahui dengan adanya tanda-tanda pendarahan dari hidung kekurangan oksigen atau aspirasi cairan dari paru-paru, sehingga menyebabkan cairan air bercampur darah keluar melalui hidung," kata Rudi.

"Lebam pada wajah karena proses pembusukan, terdapat kutis anserina atau keriput pada tangan atau permukaan kulit yang menunjukan tanda-tanda tenggelam, terdapat kaku mayat lebam mayat dari kepala sampai perut bagian bawah dan punggung," sambungnya.

Rudi menyebut polisi juga telah melakukan pemeriksaan identitas korban melalui sidik jari. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil karena sidik jari korban rusak.

"Dilakukan pengecekan kembali dengan alat mambis dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Demak, hasil tidak diketahui karena sidik jari rusak," pungkas Rudi. (ADK)

Mayat terapung Sungai Kalijajar Polres Demak VOXindonews Lazada Shopee