VOXRiau

'Gulai Cipuik' Menambah Nikmat Halal bi Halal FMKT Provinsi Riau

Redaktur : Fendri Jaswir
Minggu, 21 Mei 2023 19:16 WIB
Halal bi halal FMKT Provinsi Riau di Taman Pancing Fajar Indah, Rejosari, Kulim, Pekanbaru.

PEKANBARU (VOXindonews) - Keluarga besar Forum Masyarakat Kuantan Tengah (FMKT) Provinsi Riau menyelenggarakan Halal bi Halal 1444 H di Taman Pancing Fajar Indah, Rejosari, Kulim, Pekanbaru, Ahad (21/5/2023). Mereka menikmati hidangan makanan khas Kuantan Singingi (Kuansing) antara lain gulai cipuik.

Halal bi halal tersebut dihadiri Asisten III Setda Kuansing Drs. Muradi, MSi, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Drs. Azhar MM, Kadis Perhubungan Hendri Wahyudi dan Camat Kuantan Tengah Agus Iswanto, S. STP. Juga hadir Ketua Penasehat FMKT Edyanus Herman Halim Datuak Bisai.

Ketua panitia Asrin Hamzah yang juga Sekretaris FMKT Riau mengatakan lokasi halal bi halal sengaja dipilih di taman pancing karena lokasinya nyaman dan memberikan nuansa alami. Para undangan duduk di saung atau pondok dengan kolam ikan di sekitarnya.

Menikmati gulai cipuik di pondok kolam pancing. 

''Suasananya nyaman seperti di kampuang kito. Ada kolam-kolam, ada pohon-pohon yang masih hijau. Cocoklah dengan kondisi Pekanbaru yang panas saat ini,'' kata Asrin.

Ketua FMKT Riau Dr. Elfis Suanto menambahkan suasana demikian akan menambah kedamaian buat seluruh anggota FMKT. Sehingga keakraban dan silaturahmi akan semakin dekat. ''Nanti kita tutup dengan bersalaman dan bermaaf-maafan,''  katanya.

Mondek-mondek FMKT santai di pondok kolam pancing. 

Pada halal bi halal ini disuguhkan makan siang dengan menu khas Kuansing. Selain berbagai jenis ikan bakar, juga ada gulai ikan salai daun ubi. Ada juga makanan khas Kuansing yang mulai jarang dijumpai di kota yaitu gulai cipuik dengan pakis.

''Taraso bonar awak makan seperti di kampuang,'' kata Azhar sambil menyucuik cipuik. Memang, untuk menghisap siput kecil perlu keahlian tersendiri. Tidak semua orang bisa melakukan itu. Orang Kuansing umumnya bisa.

Tausyiah halal bi halal diberikan oleh Ustad Dr. H. Maghfirah, MA, dosen UIN Susqa Pekanbaru. Sebelum menyampaikan inti ceramahnya, pria kelahiran Baturijal, Inhu, itu mengaku sekolah selama 3 tahun di Talukkuantan. Jadi bahasa dan budaya Talukkuantan kental sekali bagi Maghfirah.

Halal bi halal mempererat tali silaturahmi. 

Dalam tausyiahnya Maghfirah menyatakan ujung dari puasa adalah takwa. Orang bertakwa akan masuk sorga. Nah, ciri-ciri orang masuk sorga ada tiga yakni mudah memberi, menahan diri untuk tidak marah-marah dan suka memaafkan.

Pada kesempatan itu diberikan waktu memperkenalkan diri kepada tiga bakal calon legislatif yang akan maju pada Pemilu 2024 nanti. Yakni, H. Fendri Jaswir, SP, MP untuk DPR RI Dapil Riau 1 (Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Dumai, Rohul dan Rohil) dari PAN, Aiden Yusti, SPd, MSi untuk DPRD Provinsi Riau Dapil Kuansing-Inhu dari PAN, dan Ir. Ahmiyul Rauf untuk DPRD Kota Pekanbaru Dapil Bukitraya-Sail dari PKS. (FJ)