VOXNasional

KAI Semarang Temukan Ratusan Juta Barang Tertinggal, Terbanyak Tumbler

Redaktur : Fendri Jaswir
Sabtu, 11 Juli 2026 05:41 WIB
Penyerahan barang yang tertinggal di KA oleh petugas KAI Daops Semarang.

SEMARANG (VOXindonews) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat ribuan barang dengan total nilai hingga ratusan juta tertinggal di kereta api (KA) serta stasiun sejak Januari hingga Juni 2026. Barang yang paling banyak tertinggal adalah tumbler.

Hal tersebut dikatakan oleh Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif. Ia menuturkan ada lebih dari 1.200 barang tertinggal dengan nilai lebih dari Rp 800 juta.

"Secara keseluruhan, nilai estimasi dari 1.289 barang tertinggal tersebut mencapai sekitar Rp820 juta 336 ribu," kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/7/2026).

Luqman merinci barang yang tertinggal itu terdiri dari 183 buah tumbler, 160 buah tas, 80 unit ponsel, aksesoris sebanyak 74 buah, serta makanan sebanyak 25 paket. Selain itu, barang lain yang juga kerap tertinggal meliputi jaket, topi, bantal, dompet, charger, dokumen, jam tangan, hingga berbagai barang pribadi lainnya.

"Barang yang paling banyak tertinggal selama semester pertama tahun ini adalah tumbler. Hal ini sejalan dengan semakin banyaknya pelanggan yang membawa botol minum pribadi sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan," ujar Luqman.

"Meski demikian, kami mengimbau pelanggan untuk lebih teliti dan meluangkan waktu sejenak sebelum turun dari kereta guna memastikan tidak ada barang yang tertinggal," tambahnya.

Luqman juga menjelaskan jika barang yang ditemukan oleh petugas baik di area stasiun maupun KA, akan langsung diamankan melalui sistem Lost and Found KAI. Seluruh barang didata secara detail, disimpan dengan baik, dan akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah dilakukan proses verifikasi kepemilikan.

"Kami memiliki prosedur penanganan barang temuan yang dilakukan secara profesional dan terdokumentasi. Begitu ada laporan kehilangan maupun barang ditemukan oleh petugas, informasi tersebut langsung dicatat dalam sistem sehingga memudahkan proses pencarian dan pengembalian kepada pemiliknya," terang Luqman.

Lebih lanjut, Luqman turut mengimbau para pelanggan yang merasa kehilangan barang agar segera melapor kepada petugas stasiun, Polsuska, kondektur maupun petugas Customer Service agar proses penelusuran dan pengembalian barang dapat segera dilakukan.

Sebagai langkah pencegahan, pelanggan dihimbau untuk membiasakan melakukan pemeriksaan kembali barang bawaan yang dibawa Ketika berada area tempat duduk ruang tunggu stasiun, serta sebelum turun dari kereta. Barang-barang seperti ponsel, dompet, tas, charger, tumbler, hingga barang berharga lainnya dipastikan telah dibawa.

"Meskipun barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan, KAI tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan membantu mengamankan serta mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya. Kami juga mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan stasiun maupun kereta api," jelas Luqman.

"KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam menjaga keamanan barang temuan milik pelanggan. Namun, kami juga mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap barang bawaannya agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan menyenangkan," pungkasnya. (ADK)

Barang tertinggal KAI Semarang tumbler VOXindonews Lazada Shopee